Basuki Hadimuljono: Dendam ke ITB Terbalas Sudah

Home / Pendidikan / Basuki Hadimuljono: Dendam ke ITB Terbalas Sudah
Basuki Hadimuljono: Dendam ke ITB Terbalas Sudah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat orasi ilmiah penanugerahan gelar Doktor Kehormatan dari ITB Bandung, Kamis (16/1/20). (FOTO: Iwa/TIMES Indonesia)

TIMESTULUNGAGUNG, BANDUNG – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochammad Basuki Hadimuljono mengaku menyimpan dendam ke ITB (Institut Teknologi Bandung). Menteri bilang dendam itu kini terbalas sudah.

Ceritanya, tahun 1976 Basuki pergi ke Bandung untuk mendaftar masuk ITB tapi sayang tidak diterima. Akhirnya ia kembali ke Surakarta dan mendaftar ke Universitas Gadjah Mada (UGM) dan diterima di Teknik Geologi UGM.

"Dahulu di Bengkulu ada danau namanya 'Dendam Tak Sudah'. Hari ini di Bandung, dendam ITB terbalas sudah," seloroh Basuki di akhir orasi ilmiahnya.

Hal itu diutarakan Basuki saat menerima Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) di bidang pengembangan, pembangunan dan pengelolaan insfrastruktur, di Aula Barat Kampus ITB, Jl Ganesa Bandung, Kamis (16/1/2020).

"Saya pikir waktu itu ITB ini bikin gara-gara, orang mau sekolah kok ditolak. Saya taklukkan nanti ITB!" gurau Basuki lagi.

Maka ia pun mengikuti berbagai lomba karya tulis ilmiah dan beberapa diantaramya mengalahkan ITB. "Taklukan ITB, saya bilang," tandas Basuki diiringi tawa dan aplaus hadirin.

Sebelumnya Basuki juga menerima beberapa tanda penghargaan dan pengakuan, termasuk dari ITB yaitu Ganesha Praja Manggala Bakti Adiutama ITB tahun 2017.

Kini Basuki mendapat gelar Doktor Kehormatan ITB khususnya di bidang sumber daya air dan infrastruktur tahan gempa.

Pada sidang terbuka pemberian gelar tersebut Basuki menyampaikan orasi ilmiah "Mengejar Ketertinggalan Infrastruktur Sumber Daya Air, Meningkatkan Daya Saing Bangsa."

Tim promotor berkesimpulan Dr Ir Basuki Hadimuljono memenuhi Senat Akademik ITB untuk menerima gelar Doktor Kehormatan.

Berdasar prestasi dan kontribusinya di bidang pembangunan, pengembangan dan pengelolaan infrastruktur tahan gempa, rim promotor meyakini Basuki sudah menghasilkan karya nyata, yang hasilnya telah dirasakan dalam peningkatan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Rektor ITB Prof Dr Kadarsah Suryadi mengatakan Basuki Hadimuljono adalah abdi negara yang sangat berdedikasi dan pekerja keras di Departemen PU dan sebagai birokrat yang sangat andal, tangguh dan menunjukkan kepeloporannya.

"Saya berharap penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan seperti yang diberikan kepada Bapak Basuki Hadimuljono ini dapat dijadikan contoh untuk generasi penerus, unyuk menjadi pekerja yang profesional birokrat yang ulet dan berdedikasi tinggi, maupun sebagai organisator yang tangguh, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan bangsa," ucap rektor.

Penganugerahan gelar Doktor Kehormatan kepada Basuki Hadimuljono juga dilaksanakan bertepatan 100 tahun ITB sebagai institusi perguruan tinggi teknik di Indonesia. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com